August, 2018

now browsing by month

 

Mudahnya Mengetahui Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana untuk Perusahaan Kecil

Laporan keuangan merupakan salah satu catatan penting bagi para pengusaha, baik itu untuk usaha dalam skala besar maupun skala kecil. Bagi perusahaan besar, laporan keuangan bukanlah sebuah hal rumit yang harus dilakukan. Berbeda dengan usaha skala kecil yang menganggap laporan keuangan bukanlah sesuatu yang penting. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pengusaha skala kecil yang tidak mengerti mengenai cara membuat laporan keuangan sederhana untuk perusahaan kecil.Sebuah perusahaan skala besar, laporan keuangan sudah disusun rapi dan detail. Laporan tersebut telah dibuat oleh seorang akuntan yang memang memiliki ilmu dan pengetahuan luas mengenai laporan keuangan. Karena laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi yang cukup rumit bagi orang awam. Di perusahaan besar, mereka sudah memiliki resource yang mampu membuat laporan keuangan yang rapi serta detail.

Berbeda pada perusahaan skala kecil. Umumnya perusahaan kecil dimiliki oleh seseorang yang tidak mengerti mengenai akuntansi. Terkadang sih pengusaha mengabaikan akan pentingnya proses akuntansi pada usaha yang mereka miliki. Padahal, laporan keuangan jika difungsikan sesuai dengan fungsinya menjadi sumber informasi bagi usaha yang sedang dijalankan. Bahkan laporan keuangan akan menjadi salah satu sumber utama bagi pemilik usaha untuk mengetahui jumlah keuntungan yang sebenarnya mereka dapatkan.

Oleh sebab itu, SolusiUKM akan memberikan panduan kepada para pemilik usaha untuk bisa mengetahui cara membuat laporan keuangan sederhana untuk perusahaan kecil. Meskipun sederhana, tetapi laporan keuangan ini akan sangat mudah dipahami serta diterapkan oleh para pemilik usaha skala kecil dan tentunya sesuai SAK (Standar Akuntansi Keuangan).

 

Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana untuk Perusahaan Kecil

Sebelum memulai membuat laporan keuangan perusahaan kecil, Anda sebagai pengusaha harus mempersiapkan beberapa hal yang wajib dipersiapkan. Hal-hal ini akan sangat berkaitan dengan catatan keuangan bisnis Anda dalam periode tertentu.

Misal, jika Anda ingin membuat laporan keuangan selama satu bulan periode akuntansi, maka Anda harus mempersiapkan catatan-catatan keuangan selama satu bulan tersebut. Catatan-catatan ini akan menjadi sumber utama dalam membuat laporan keuangan yang akan dibuat. Beberapa catatan yang harus dipersiapkan:
Read the Rest…

Contoh Pembukuan Sederhana dan Panduan Praktis Cara Membuatnya

Contoh Pembukuan Sederhana dan Panduan Praktis Cara Membuatnya

Contoh pembukuan sederhana kali ini mengambil studi kasus klinik kesehatan. Proses pembukuan sederhana untuk klinik kesehatan juga sama dengan perusahaan atau entitas lain pada umumnya.

Proses pembukuan itu dimulai sejak terjadinya transaksi sampai penyusunan neraca saldo. Dan bila diuraikan secara rinci ada 6 proses, yaitu :

  1. Tentukan akun yang terpengaruh oleh transaksi : aset, kewajiban, ekuitas, dan pendapatan.
  2. Tentukan apakah saldo akun yang terpengaruh mengalami kenaikan atau penurunan.
  3. Tentukan apakah kenaikan atau penurunan dalam akun tersebut harus dicatat sebagai debit atau kredit.
  4. Catat ayat jurnal dalam jurnal.
  5. Pindahbukuan (posting) ayat jurnal ke buku besar.
  6. Siapkan daftar saldo yang belum disesuaikan pada akhir periode.

Dan kali ini blog manajemen keuangan akan memberikan contoh pembukuan sederhana dari sebuah klinik kesehatan dan seperti biasanya disertai dengan panduan praktis cara membuatnya step by step, agar langsung bisa diterapkan.

Sebut saja nama kliniknya “Cordova”. Akun-akun yang digunakan dalam sistem akuntansi klinik Cordova adalah :  Kas Piutang Usaha, Bahan Habis Pakai, Asuransi Dibayar Dimuka, Peralatan Kantor, Utang Usaha, Modal, Prive, Pendapatan Klinik, Beban Gaji, Beban Sewa, Beban Laboratorium, Beban Utilitas, Beban Lain-lain.

Selama bulan November 2017, klinik Cordova melakukan transaksi sebagai berikut : Read the Rest…

Jenis-jenis Sistem Pembukuan Akuntansi

Sesuai dengan PSAK No. 45 tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba, organisasi nirlaba disarankan menerapkan basis akuntansi akrual secara penuh atas pengakuan dan pengukuran penerimaan dan pengeluaran dana.

keuanganLSM

Jenis-jenis Sistem Pembukuan Akuntansi

Sesuai dengan PSAK No. 45 tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba, organisasi nirlaba disarankan menerapkan basis akuntansi akrual secara penuh atas pengakuan dan pengukuran penerimaan dan pengeluaran dana. Sedangkan basis akuntansi yang sekarang ini diterapkan oleh kebanyakan organisasi nirlaba dalam pembuatan laporan keuangan adalah basis kas atau modifikasi dari basis kas.

Penggunaan basis kas tersebut didasarkan pada kenyataan bahwa organisasi nirlaba diwajibkan membuat laporan keuangan sesuai dengan format lembaga donor, dimana sebagian besar berupa Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana, Laporan Status Anggaran dan Laporan Status Dana yang dibuat dengan akuntansi berbasis kas. Terlepas dari basis akuntansi mana yang dipakai, tulisan ini akan membahas jenis-jenis basis akuntansi yang ada dalam praktek, baik pada sektor privat maupun sektor publik termasuk organisasi nirlaba.

Jenis-jenis Basis Akuntansi

Basis akuntansi merupakan prinsip-prinsip akuntansi yang menentukan kapan pengaruh atas transaksi atau kejadian harus diakui untuk tujuan pelaporan keuangan. Basis akuntansi ini berhubungan dengan waktu kapan pengukuran dilakukan. Basis akuntansi pada umumnya ada dua yaitu basis kas dan basis akrual. Selain kedua basis akuntansi tersebut terdapat banyak variasi atau modifikasi dari keduanya, yaitu modifikasi dari akuntansi berbasis kas, dan modifikasi dari akuntansi berbasis akrual. Jadi dapat dikatakan bahwa basis akuntansi ada 4 macam, yaitu:
Read the Rest…

8 Jenis Pembukuan Sederhana yang Harus Dimiliki Oleh UKM

qr code

Pembukuan bukan dikhususkan hanya digunakan oleh perusahaan besar saja. Namun, pembukuan juga wajib digunakan oleh bisnis kecil dan menengah atau UKM. Pembukuan sangat penting bagi kelangsungan jalannya UKM, tak perlu menggunakan pembukuan yang ribet, Anda bisa membuat pembukuan sederhana untuk usaha kecil. Pembukuan sangat penting untuk mengetahui berapa keuntungan dan kerugian yang Anda peroleh.

Masalah keuangan menjadi masalah yang paling krusial yang sering terjadi pada UKM di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh pemilik UKM yang tidak memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan, sehingga banyak UKM di Indonesia yang tidak memiliki pembukuan yang rapih dan jelas. Meskipun pembukuan sangat sederhana, asal pembukuan tersebut rapih dan jelas maka pembukuan itu akan sangat membantu Anda dalam mengatur keuangan usaha.

Pembukuan yang sederhana wajib Anda miliki sebagai pelaku UKM. Namun pembukuan ini sangat penting bagi Anda agar bisa melihat kondisi keuangan yang terjadi pada bisnis milik Anda. Tanpa adanya pembukuan, maka Anda tidak mengetahui sudah sejauhmana perkembangan bisnis Anda.

Jenis Pembukuan Sederhana yang Harus Ada

Meskipun Anda tidak memiliki kemampuan ilmu akuntansi, namun Anda memiliki sebuah usaha maka sudah seharusnya Anda mempelajari ilmu akuntansi, terutama akuntansi dasar. Karena secara tidak langsung, Anda akan mengelola keuangan bisnis milik Anda. Disinilah pentingnya ilmu akuntansi dan akan berkaitan pada pembukuan yang sederhana untuk usaha milik Anda. Berikut beberapa jenis pembukuan yang harus ada. Read the Rest…

Pengertian Pembukuan Keuangan Dan Berbagai Manfaat Pentingnya Untuk Perusahaan Anda

Pembukuan dalam internal perusahaan merupakan dasar utama dari sistem akuntansi. Menurut UU Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 28, pembukuan adalah suatu proses pencatatan yang harus dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan yang meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan, dan biaya, serta jumlah harga perolehan serta penyerahan barang atau jasa, yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca, dan laporan laba rugi untuk periode tahun pajak tersebut.

pengertian pembukuanTerdapat beberapa metode umum dalam pembukuan akuntansi, yaitu sistem pembukuan masukan-tunggal dan pembukuan berpasangan. Kedua sistem ini dapat dilihat sebagai sebuah pembukuan nyata.

1. Sistem pembukuan masukan-tunggal.

 Merupakan sumber utama dari catatan pembukuan primer seperti buku kas. Hal ini sama halnya dengan daftar rekening koran dan untuk menempatkan pendapatan dan pengeluaran kepada berbagai akun pendapatan dan pengeluaran. Sistem seperti ini akan bekerja hanya apabila Anda bergerak dalam bidang perusahaan kecil dengan volume transaksi yang lebih rendah.

Read the Rest…

Arti Pembukuan

jasa pembukuan

Pembukuan adalah pencatatan transaksi keuangan. Transaksi meliputi penjualan, pembelian, pendapatan, dan pengeluaran oleh perseorangan maupun organisasi. Pembukuan biasanya dilakukan oleh seorang ahli pembukuan. Pembukuan berbeda dengan akuntansi. Proses akuntansi biasanya dilakukan oleh seorang akuntan. Akuntan membuat laporan dari transaksi keuangan tercatat yang ditulis oleh ahli pembukuan. Terdapat beberapa metode umum pembukuan, semisal sistem pembukuan masukan-tunggal dan pembukuan berpasangan, kedua-dua sistem ini dapat dilihat sebagai pembukuan “nyata”. Setiap proses yang melibatkan pencatatan transaksi keuangan adalah proses pembukuan.

 

Ahli pembukuan

Seorang ahli pembukuan, juga dikenal sebagai pencatat akuntansi atau teknisi Mesin, ialah seseorang yang mencatat transaksi harian suatu organisasi.[1] Seorang ahli pembukuan biasanya bertanggung jawab untuk menuliskan “buku harian”. Buku harian yang dimaksud berisikan pembelian, penjualan, penerimaan, dan pengeluaran. Ahli pembukuan bertanggung jawab untuk memastikan semua transaksi sungguh-sungguh telah tercatat di dalam buku harian, buku besar pemasok, buku besar konsumen, dan buku besar umum. Ahli pembukuan memindahkan buku-buku itu ke tingkatan neraca saldo. Seorang ahli pembukuan menyiapkan rekening pendapatan dan lembaran neraca menggunakan neraca saldo dan buku-buku besar yang sudah disiapkan oleh ahli pembukuan.

 

Sistem pembukuan

Dua sistem pembukuan yang umum digunakan di dunia usaha dan organisasi lainnya adalah sistem pembukuan masukan-tunggal dan pembukuan berpasangan. Sistem pembukuan masukan-tunggal hanya menggunakan akun pendapatan dan pengeluaran, dicatat terutama di dalam jurnal pendapatan dan pengeluaran. Pembukuan masukan-tunggal cocok digunakan untuk usaha mikro dan kecil. Pembukuan berpasangan memerlukan pengeposan (pencatatan) tiap-tiap transaksi dua kali, menggunakan debit dan kredit.[2] Read the Rest…

Apa Fungsi Laporan Keuangan?

neraca

Laporan keuangan merupakan salah satu hal yang sangat krusial untuk ada dalam bisnis, mulai dari usaha skala kecil hingga tingkat perusahaan besar. Bisnis akan sulit untuk berjalan dengan lancar tanpa adanya laporan keuangan yang baik dan dibuat secara rutin. Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas lebih lanjut mengenai laporan keuangan, mulai dari pengertian, jenis, hingga fungsi yang dimilikinya.

 

Apa Itu Laporan Keuangan?

Laporan keuangan adalah laporan yang mencatat dan merangkum semua transaksi keuangan yang dilakukan dalam sebuah bisnis pada periode tertentu. Biasanya laporan keuangan dibuat perbulan, lalu dibuat pula laporan yang merangkum laporan bulanan tersebut ke dalam laporan periode tiga bulan, enam bulan, hingga setahun. Laporan keuangan biasanya dibuat oleh akuntan khusus perusahaan atau bagian keuangan yang ada dalam perusahaan tersebut.

Dalam membuat laporan keuangan, perlu diperhatikan untuk memenuhi standar yang telah ditentukan dalam Standar Akuntansi Keuangan. Standar tersebut mencakup empat karakteristik yang harus dipenuhi laporan keuangan, yaitu dapat dipahami, relevan dengan keadaan perusahaan, memiliki keandalan dengan informasi yang benar, serta dapat dibandingkan dengan laporan pada periode sebelumnya.

Read the Rest…

12 Manfaat Laporan Keuangan Bagi Perusahaan

grafik laba rugi

Dalam kehidupan kita yang berbau dengan bisnis ataupun uang pasti membutuhkan laporan. Untuk apa saja uang itu digunakan, darimana dapat uang tersebut, seberapa besar uang yang diterima ataupun dikeluarkan, dalam dunia ekonomi sering disebut pemasukan dan pengeluaran. Dari dua kata ini menyimpan banyak arti yang sudah disebutkan sebelumnya. Laporan inilah yang memberikan informasi tentang uang itu tersebut, laporan ini disebut dengan laporan keuangan.

Menurut PSAK no 1 (2004) laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan yang lengkap dari laporan laba rugi, neraca, laporan arus kas, laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya, sebagai laporan arus kas atau laporan arus dana), catatan dan laporan serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dalam laporan keuangan. Bisa dikatakan laporan keuangan yang sebenarnya merupakan produk akhir dari proses atau kegiatan akutansi akutansi dalam suatu kesatuan. Dan pada intinya laporan keuangan merupakan sebuah pertanggungjawaban kita terhadap uang yang ada di tangan kita. Read the Rest…