October, 2018

now browsing by month

 

Sistem Absensi Excel Terintegrasi Dengan Penilaian Kinerja Karyawan

excel absensi3

Tahukan Anda bahwa Microsoft Excel dapat melakukan record waktu mulai dari hari hingga detik secara detail ?

Ini dapat kita manfaatkan untuk berbagai hal, salah satunya membuat sistem absensi seperti contoh dibawah ini.

excel absensi

 

Kemudian kita atur untuk kolom B : Masuk, Terlambat. Kolom C : Keluar, Sakit, Lembur, Ijin. Saat kolom tersebut kita klik “Masuk” maka secara otomatis pada kolom D akan tertera waktu “Jam Masuk”.

Demikian pula halnya bila kita klik tombol pada baris berikutnya seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

excel absensi2

 

Untuk mencegah karyawan mengubah record waktu, maka bila kolom “Jam Masuk” dan “Jam Keluar” hendak di edit maka akan muncul peringatan seperti dibawah ini. Read the Rest…

Cara Membuat Pembukuan dengan Siklus Akuntansi yang Tepat

key performance indicators

Membuat pembukuan keuangan bukanlah hal yang rumit, apalagi jika Anda baru memulai bisnis. Pembukuan merupakan suatu elemen yang tidak boleh diabaikan untuk Anda yang baru memulai bisnis atau sedang menjalankan bisnis. Jika Anda mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam membuat pembukuan keuangan, maka semua akan berjalan dengan mudah.

Dalam membuat pembukuan, Anda dapat memulainya dengan mengacu pada siklus akuntansi. Siklus akuntansi merupakan aktivitas yang terjadi secara berulang mulai dari pencatatan bukti-bukti transaksi hingga penyajian laporan keuangan. Di dalamnya ada proses yang sistematis dan harus dilewati sehingga menghasilkan output yang diharapkan. Berikut adalah siklus akuntansi yang tepat untuk membuat pembukuan.

 

Mengumpulkan dan Menganalisa Data Transaksi

Proses pembukuan dimulai dari proses pengumpulan data transaksi keuangan dalam bentuk bukti transaksi. Bukti transaksi dapat berbentuk kuitansi, surat pengakuan utang-piutang, akte, surat perjanjian, wesel, dan lain sebagainya. Dari bukti yang didapat, Anda dapat melakukan identifikasi dan analisa transaksi untuk menentukan kebenaran nilai dan status transaksi tersebut. Kelengkapan data transaksi sangat penting karena menentukan kelancaran proses berikutnya. Untuk itu, Anda perlu benar-benar teliti dalam menyimpan dan menganalisa transaksi.   

 

Membuat Jurnal Transaksi

Setelah bukti transaksi dianalisa, proses selanjutnya adalah memasukkan nilai yang diakui ke dalam jurnal catatan transaksi. Proses ini sering disebut dengan proses pencatatan atau “menjurnal”. Proses menulis jurnal ini dapat dilakukan setiap ada transaksi baru atau dilakukan sekaligus setelah transaksi selama 1 hari terkumpul. Namun lebih disarankan untuk menulis jurnal setiap ada transaksi. Hal ini untuk menghindari terjadinya “miss posting”. Buku-buku yang menampung catatan transaksi ini sering disebut dengan buku jurnal. Di dalam jurnal transaksi sendiri, minimal harus ada beberapa kolom informasi seperti tanggal, nomor bukti, akun transaksi, keterangan, debit, kredit, dan saldo.

Di era komputerisasi sekarang ini, proses menjurnal tidak lagi dilakukan dengan mencatat di buku, melainkan dimasukkan ke dalam sistem atau software akuntansi. Banyak software akuntansi yang tersedia saat ini, salah satunya adalah Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi online yang dapat membantu proses pembukuan keuangan dengan lebih mudah dan cepat. Seluruh data keuangan akan disajikan secara instan dalam pembukuan yang sistematis dan terperinci. Segera daftarkan perusahaan Anda ke Jurnal dan nikmati pengelolaan bisnis yang lebih mudah.

Read the Rest…

Perbedaan Pembukuan dan Akuntansi

Sekilas, banyak yang mengira pembukuan sama dengan akuntansi. Padahal, pembukuan dan akuntansi adalah dua hal yang berbeda.

Pada tulisan ini, saya akan membahas apa saja perbedaan antara pembukuan dan akuntansi.

Namun, meskipun keduanya berbeda, pembukuan dan akuntansi sama-sama merupakan dua hal yang sangat penting untuk mengelola keuangan bisnis.

Bookkeeping atau pembukuan adalah aktivitas atau kegiatan yang fokusnya pada pencatatan dan pengorganisasian data-data keuangan.

Sedangkan, akuntansi adalah aktivitas atau kegitan yang fokusnya pada interpretasi dan penyajian data-data keuangan dalam bentuk laporan keuangan yang akan digunakan baik oleh pengguna internal maupun eksternal.

Orang yang melakukan pembukuan dikenal dengan sebutan bookkeeper dan orang yang melakukan aktivitas akuntansi disebut dengan akuntan atau accountant.

Jika kedua pengertian di atas digabung, akan menjadi pengetian dari akuntansi yaitu proses pencatatan, pengorganisasian, pelaporan dan penginterpretasian data-data keuangan.

Perbedaan Pembukuan dan Akuntansi

Dari pengertian di atas bisa disimpulkan bahwa pembukuan adalah bagian tidak terpisahkan dari akuntansi. Read the Rest…

Inilah Contoh Laporan Harian Sederhana pada Usaha Toko Bangunan

Sobat wirausaha,

Manajemen perusahaan yang baik selalu menerapkan administrasi yang tertib dan tertata rapi. Salah satu administrasi yang harus dibuat adalah laporan keuangan. Laporan keuangan yang baik dan mudah dibaca sangat penting untuk manajemen perusahaan. Laporan keuangan ini meliputi transaksi pembelian, penjualan, pendapatan, pengeluaran operasional perusahaan maupun gaji karyawan.

Ada beberapa laporan keuangan berdasarkan waktu, antara lain laporan harian, laporan mingguan, laporan bulanan, dan laporan tahunan. Postingan kali ini, kita akan membahas tentang laporan harian dan apa saja laporan yang perlu dicetak dalam satu hari kerja. Kita akan memberikan contoh laporan harian  untuk usaha toko material atau bangunan.

1. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas wajib dicatat setiap ada pemasukan dan pengeluaran. Laporan Arus Kas adalah laporan mengenai pemasukan dan pengeluaran kas perusahaan dalam waktu tertentu. Kita akan mengetahui posisi uang kas masuk (cash in flow) dan uang kas keluar (cash out flow) dalam periode akuntansi. Misalnya penerimaan uang dari pelanggan, pengeluaran uang untuk membayar biaya listrik, PDAM, telepon, gaji, dan lain sebagainya.

Setelah melakukan transaksi dalam satu hari kerja, maka kita dapat mencetak daftar laporan arus kas.  Laporan arus kas dapat berupa laporan arus perkiraan kas, dan laporan detail buku bantu kas.
Seperti pada contoh laporan arus perkiraan di atas, selama periode harian terdapat uang kas masuk dan uang kas keluar. Perkiraan yang tertera di laporan arus perkiraan yaitu berdasarkan transaksi yang sudah dilakukan selama periode harian tersebut. Read the Rest…