April, 2019

now browsing by month

 

20 (Transaksi) Contoh Soal Jurnal Umum Dan Jawabannya

neraca

Dengan terus berlatih mempelajari contoh-contoh soal jurnal umum pada perusahaan dagang dan perusahaan jasa, manfaat yang bisa kita dapat adalah nantinya kita akan dengan mudah mencatat dan membukukan suatu transaksi.

 

Bentuk Jurnal umum

Pengertian jurnal umum adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi yang terjadi. Bentuk jurnal umum yang -sering- digunakan pada perusahaan dagang maupun perusahaan jasa adalah seperti berikut.

Contoh soal jurnal umum ini adalah transaksi yang terjadi pada klub sepak bola “SOCCER” perusahaan ini dikelola oleh Tn. Pranoto.

Tanggal Transaksi
Januari 2017 1 Tn. Pranoto menyetorkan dana tunai sebesar Rp. 10.000.000 sebagai setoran modalnya.
2 Menyewa base camp dan lapangan bola selama 3 tahun, dibayar dimuka, sebesar Rp.90.000
2 Membeli perlengkapan tim berupa kostum, bola, dan alat-alat lainnya senilai Rp.17.500
3 Diterima uang dari Bank Garda Nasional sebesar Rp. 150.000 untuk pemasangan sponsor.
4 Penerimaan uang dari Alcatel Corp untuk pemasangan iklan sponsor Rp.100.000
5 Membayar jasa perawatan lapangan Rp. 1.000
5 Menerima pendapatan iklan dan sponsor dari Coca Cola Company Rp.75.000
6 Dibayar tunai biaya kesehatan bagi para pemain bola Rp. 5.000
6 Membeli Bus Mercedes Benz OH Prima Intercooler seharga Rp. 450.000 melalui perusahaan leasing.Uang muka pembelian Rp.100.000, sisanya dibayar secara kredit.
8 Pembayar gaji untuk minggu pertama pemain dan ofisial Rp. 28.500
8 Beban Makan dan minum tim RAIDERS untuk minggu pertama Rp. 4.000 dibayar secara kredit.
10 Membayar premi asuransi untuk seluruh anggota tim Rp. 2.350
12 Memerima dana pembinaan dari PSSI senilai Rp. 100.000
14 Membeli peralatan rumah tangga untuk asrama pemain senilai Rp. 7.000
15 Membayar beban listrik, telepon, air pam,langganan internet, dengan jumlah Rp.5.235
15 Langganan majalah, surat kabar dan tabloid dibayar tunai Rp.200
16 Membayar secara kredit beban makan dan minum Rp. 4.200
17 Beban transport perjalanan ke Surabaya Rp. 5.000
18 Terjadi kecelakaan pada saat latihan yang mengakibatkan cederanya salah seorang pemain untuk itu harus dirawat di rumah sakit, beban yang timbul dari kejadian ini adalah sebesar Rp. 2.500
31 Beban Penyusutan Bus Rp. 1.700 dan Beban penyusutan peralatan mess/asrama Rp.250.

 

Read the Rest…

Contoh Cara Mencatat Transaksi ke Jurnal Umum

\Contoh Cara Mencatat Transaksi ke Jurnal Umum

Pengertian jurnal atau buku harian adalah formulir khusus yang digunakan dalam mencatat setiap aktivitas transaksi secara kronologis sesuai urutan tanggal ke dalam jumlah yang harus di debet dan di kredit.

Jurnal di dalam praktik akuntansi adalah tempat pertama kali untuk mencatat transaksi. Jurnal sendiri berasal dari bahasa Perancis (jour) artinya adalah hari.

Buku jurnal berguna untuk menganalisis bukti transaksi sebelum dicatat ke dalam akun. Memang akan lebih praktis apabila bukti transaksi langsung dicatat ke akun yang terpengaruh. Namun ada beberapa kelemahan yang dapat terjadi, diantaranya sulit menemukan kesalahan apabila terjadi kesalahan dalam pencatatan.

Di samping itu juga tidak ada catatan mengenai terjadinya transaksi dalam suatu perusahaan. Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi kelemahan-kelemahan tersebut maka pencatatan dilakukan dengan bertahap. Terlebih dahulu lakukan analisa dan pencatatan ke dalam buku jurnal sebelum bukti transaksi di catat pada akun. Lebih jelasnya silahkan baca kembali Cara Mencatat transaksi ke dalam Jurnal Umum Akuntansi

Contoh beberapa kasus transaksi dan cara mencatat ke dalam jurnal umum

Berikut ini contoh pencatatan dalam jurnal umum untuk transaksi yang terjadi selama bulan Mei tahun 2006 di perusahaan MAMAT TAILOR

1 Mei: Tn. MAMAT menyetor uang pribadi ke dalam perusahaan “MAMAT TAILOR” sebagai modal awal usaha jahit sebesar Rp 4.000.000,-

Contoh mencatat jurnal transaksi modal awal:

  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 4.000.000,- (Debet)
  • Modal Tn. Ali Bertambah Rp 4.000.000,- (Kredit)

\Contoh Cara Mencatat Transaksi ke Jurnal Umum


2 Mei: Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan.

contoh mencatat jurnal traksaksi sewa di bayar dimuka :

  • Harta perusahaan dalam bentuk Sewa Dibayar Dimuka bertambah Rp 1.200.000,- (Debet)
  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 1.200.000,- (Kredit)

\Contoh Cara Mencatat Transaksi ke Jurnal Umum

Read the Rest…

Pengertian Jurnal Umum, Manfaat serta Tujuan dan Contoh Soal Jurnal Umum

grafik usaha

Dalam artikel ini kami akan berikan 20 jenis transaksi akuntansi lengkap dengan cara mengerjakannya. Tujuan atau manfaat dari mempelajari contoh soal jural umum pada perusahaan dagang maupun jasa adalah agar nantinya anda akan dengan mudah mencatat dan melakukan pembukuan suatu transaksi akuntansi tersebut.

Pengertian dan Bentuk Jurnal Umum

Jurnal Umum merupakan sebuah jurnal yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi akuntansi yang terjadi pada perusahaan dagang maupun jasa. Berikut ini kami akan berikan contoh dari bentuk jurnal umum yang sering digunakan perusahaan dagang maupun perusahaan jasa.

Tujuan Jurnal Umum

Lalu apakah tujuan dari dibuatnya jurnal umum itu..? adapun tujuan dari jurnal umum adalah salah satunya melakukan indentifikasi, penilaian, dan pencatatan dampak ekonomi dari satu transaksi atau berbagai transaksi yang terjadi didalam perusahaan.

Pencatatan dalam jurnal umum ini juga bertujuan untuk memudahkan pemindahan dampak transaksi yang terjadi kedalam sebuah akun sesuai transaksi.

Prinsip-Prinsip Dasar Pembuatan Jurnal Umum

Adapun prinsip-prinsip dasar dalam pembuatan jurnal umum ini dikelompokan kedalam 5 prinsip dasar. Berikut adalah ke 5 prinsip dasar tersebut :

  1. Melakukan indentifikasi bukti transaksi keuangan yang dilakuakan perusahan. Contohnya antara lain yakni kuitansi, memo, nota, faktur dan masih banyak lagi yang lainnya.
  2. Memilih akun yang terpengaruh dengan adanya transaksi yang terjadi, lalu kemudian membaginya kedalam jenis bagian hutang atau harta.
  3. Memilih posisi penambahan atau penggurangan atas akun yang terkait dengan transaksi yang dilakukan perusahaan.
  4. Memasukan akun ke posisi debit atau kredit saat transaksi dilakukan. (pahami terlebih dahulu cara mengposkan posisi debit dan kredit sautu akun).
  5. Mencatat transaksi kedalam jurnal umum sesuai dengan urutan tanggal yang ada pada bukti transaksi.

Fungsi Jurnal Umum

Fungsi umum dari jurnal umum itu sendiri setidaknya terbagi menjadi 5, dibawha ini adalah ke 5 fungsi dari jurnal umum tersebut lengkap dengan sedikit uraianya:

  1. Fungsi Historis

Setiap transaksi di catat sesuai kronologi kejadianya, berurutan sesuai tanggal terjadinya transaksi. Jurnal umum menggambarkan kegiatan perusahaan secara berurutan dan terus menerus setiap harinya.

  1. Fungsi Mencatat

Jurnal umum harus mencatat semua transaksi yang terjadi di perusahaan, jangan sampai ada satu saja transaksi yang kelewat atau tidak tercatat. Setiap ada perubahan modal, biaya, harta atau kekayaan harus dicatat terlebih dahulu pada jurnal umum.

Hal tersebut perlu dilakukan agar supaya pembuatan laporan keuangan bisa lengkap. Read the Rest…

JURNAL, BUKU BESAR, NERACA SALDO, JURNAL PENYESUAIAN. KERTAS KERJA

neraca

Jurnal
Jurnal adalah suatu buku harian tempat mencatat semua transaksi yang terjadi dalam perusahaan secara sistematis dan kronologis, pencatatan dilakukan berdasarkan bukti-bukti dengan menyebutkan rekening yang didebet dan dikredit. Prosesnya disebut menjurnal (journalizing).

Berikut ini bentuk jurnal.

 

 Penjelasan kolom-kolom jurnal :

a.Kolom tanggal diisi tanggal, bulan dan tahun.

b.Kolom No. bukti diisi nomor bukti transaksi. Adakalanya kolom ini ditiadakan.
c.Kolom Keterangan diisi nama perkiraan atau akun yang dijurnal.

d.Kolom Ref (referensi) diisi nomor kode akun.

e.Kolom Debet diisi jumlah atau nilai perkiraan yang akan didebet.
f. Kolom Kredit diisi jumlah atau nilai perkiraan yang akan dikredit.

Fungsi jurnal

Fungsi jurnal umum sebagaiberikut :

  1. Mencatat/record : mencatat semua transaksi dan kejadian atau peristiwa yang mengakibatkan perubahan posisi harta,utang dan modal.
  2. Historis : mencatat transaksi/kejadian yang telah berlalu secara urut waktu/kronologis
    c. Analisis : menganalisis pengaturan transaksi/kejadian terhadap posisi harta, utang dan modal sehingga dapat diketahui akun mana yang bertambah dan berkurang
    d. Instruktif : memberikan instruksi atau perintah untuk mencatat (menggolong-golongkan)
    e. Informatif : memberikan penjelasan tentang waktu dan peristiwa ekonomi yang terjadi, pengaruhnya terhadap akun yang bersangkutan, nama debitur atau kreditur dan sebagainya.

Read the Rest…