May, 2020

now browsing by month

 

7 Poin Penting Mengenai Pencatatan Jurnal Pembelian dan Penjualan Perusahaan Dagang

key performance indicators

Kegiatan bisnis perusahaan dagang adalah membeli barang persediaan untuk dijual kembali kepada pelanggan. Dalam salah satu fundamental akuntansi, jelas perusahaan dagang membutuhkan penjurnalan yang tepat untuk setiap transaksi pembelian dan penjualan barang dagangan.

Ditinjau dari metode pencatatan pembelian dan penjualan persediaan, terdapat dua metode yaitu metode periodik dan perpetual. Namun, dewasa ini sebagian besar perusahaan-perusahaan dagang menggunakan metode perpetual. Dalam metode perpetual, setiap pembelian langsung didebit pada akun persediaan dan setiap penjualan dikredit pada akun persediaan.

Hal ini penting untuk mencari nilai HPP (Harga Pokok Penjualan) dan total pendapatan bersih. Untuk memahami lebih lanjut, berikut ringkasan tujuh poin mengenai segala pencatatan jurnal pembelian dan penjualan:

1. Ketika perusahaan membeli suatu persediaan, akun persediaan didebitkan dan akun kas atau utang usaha dikreditkan.

Contoh: Perusahaan Maju Abadi membeli persediaan seharga Rp5.000.000 dengan termin pembayaran 2/10, n/30. Maka pencatatan jurnalnya adalah:

Tanggal Akun Debit Kredit
8 Nov Persediaan Rp5.000.000
     Utang Usaha Rp5.000.000

2. Jika ada beberapa persediaan terkait teridentifikasi rusak, maka perusahaan bisa mengembalikan pembelian persediaan tersebut dengan jurnal:

Read the Rest…

Begini Cara Menghitung dan Mencatat Jurnal Transaksi Diskon, Retur Penjualan

struktur modal adalah

Diskon atau potongan harga dengan berbagai variannya adalah salah satu strategi pemasaran yang lumrah dan menjadi andalan hampir semua penjual.

Kalimat-kalimat indah, menggoda, dan menggugah rasa ingin berbelanja bertebaran di mana-mana. Sampai-sampai ada yang gila diskon.

Ini beberapa contohnya.

“Beli dua gratis satu”

 

“Belanja senilai Rp. 500.ooo gratis voucher belanja senilai Rp.50.000”

“Diskon 50% bila berbelanja pukul 22.00 – 24.00”

“Diskon sesuai usia Anda, diskon sesuai usia pernikahan Anda”

“Cukup bayar Rp. 100.000 Anda bisa menikmati tempat-tempat romantis di dunia”

“Sebelum Anda membeli rumah kami, nikmati fasilitas rumah kami 2 hari secara gratis”

Strategi lain yang juga dijalankan oleh penjual adalah dengan menuliskan beberapa alternatif harga produk dari yang tertinggi sampai terendah, ada juga yang menampilkan harga coret

 

?

Sering menemui kan?

Misalnya:

Untuk produk ini Anda cukup membayar Rp.

 

10.000  Rp. 8.000 Read the Rest…