Budgeting ala Milenial Selama Pandemi Covid 19

Penulis : Tasya Ananda Gisella | Editor : Nabila Wildania

Seperti yang kita semua ketahui bahwa Pandemi Covid 19 ini sudah berlangsung lebih dari 1 tahun lamanya. Kondisi yang tidak menentu membuat kita semakin overthinking terutama kaum milenial yang sudah memasuki fase dimana jenjang karir sangat penting baginya. Banyak sekali perusahaan yang harus memustuskan hubungan kerja dengan karyawannya sehingga angka pengangguran di Indonesia semakin meningkat.

Tapi untuk kalian yang sedang overthinking tentang bagaimana sih cara alokasi uang kalian dimasa pandemi ini agar efektif dan efisien, kalian harus membaca artikel ini lebih lanjut untuk merubah mindset kalian terhadap perubahan yang terjadi.

Yuk, simak penjelasannya.

Baca juga : Pengertian, Karakteristik, Contoh, Kekurangan dan Kelebihan Perusahaan Manufaktur

Ciptakan Pintu Penghasilan Tambahan

Seperti yang kalian ketahui, masalah utama dalam situasi pandemi ini yakni income yang menurun baik untuk kalian yang membuka usaha sendiri ataupun yang menjadi karyawan untuk suatu perusahaan. Penghasilan yang menurun ini harus kita sikapi dengan tanggap dengan cara membuka pintu penghasilan yang lainnya yang bisa kalian lakukan. Misalnya, bekerja sebagai freelancer, content creator, online saller, influencer dan lainnya.

Berani untuk Menerima Perubahan

Banyak perusahaan yang harus menutup usahanya karena tidak bisa menerima perubahan terutama di era digitalisasi seperti saat ini. Oleh karena itu, kita sebagai pelaku usaha harus siap menerima perubahan tersebut seperti, menggunakan QRIS sebegai pembayaran digital, penerapan protokol kesehatan 5M, menjadi mitra ojek online untuk pengiriman yang lebih praktif dan transparan, memanfaatkan teknologi untuk analisa laporan keuangan dan lainnya.

Catat Pengeluaran dan Pemasukan dengan Rutin

Mungkin hal ini membuat kalian berpikir bahwa hal tersebut terlalu rumit untuk kalian. Tapi, tanpa kalian sadari dengan cara ini kalian bisa memantau seluruh kegiatan kalian dan pengeluaran kalian digunakan untuk biaya apa saja. Sehingga, dari hasil catatan tersebut bisa kalian reduce biaya mana saja yang seharusnya tidak perlu terjadi.

Mapping Penghasilan yang Anda Punya

Cara mengatur keuangan yang paling mudah yakni dengan cara membuat petak atau mapping penghasilan rutin yang kita miliki. Dengan prinsip ini, semua kebutuhan akan menjadi proporsional atau sesuai dengan porsinya sehingga kalian tidak perlu lagi khawatir ada kebutuhan yang belum terpenuhi. Kalian bisa alokasikan dengan persentase dibawah ini ya gaes.

Jika kalian sudah tidak memiliki cicilan / hutang, maka dana tersebut bisa kalian alokasikan untuk investasi ya.

Self-Reward ≠ Boros

Sering kali kalian berpikir bahwa kalian sudah berusaha atau bekerja siang dan malam mati-matian untuk mencari tambahan penghasilan dan kalian harus mengapresiasi diri kalian dengan membeli barang tertentu atau liburan dan lainnya. Hal tersebut boleh dilakukan, tapi banyak orang yang akhirnya kelewat batas sehingga cenderung menjadi boros. Self-reward juga ada batasnya ya gaes. Ingatlah selalu persentase diatas ya. Jadi, kalian gak akan jadi boros dengan mengapresiasi diri kalian sendiri.

Mulai Investasi

Investasi ternyata berdampak banyak loh gaes untuk kehidupan sehari-hari kita. Dari investasi tersebut ternyata membuka pintu penghasilan juga loh meskipun penghasilan tersebut bersifat pasif. Namun, banyak orang yang sudah menerapkan dan sukses. Misalnya, membeli saham untuk investasi jangka panjang atau trading, membeli kendaraan atau bangunan untuk disewakan, membuat deposito berjangka, dan lainnya.

Sedekah dan Zakat

Sedekah dan zakat sangat penting juga loh untuk urusan duniawi dan akhirat. Kalian bisa membantu sesama untuk pihak yang kurang mampu secara ekonomis dengan cara bersedekah. Atau jika kalian menginginkan investasi jangka panjang yang sangat baik seperti membantu pembangunan tempat ibadah, memberikan kitab suci untuk dibaca di rumah ibadah, donasi buku untuk anak jalanan, dan lainnya.

Dan yang terahir, jangan lupa Zakat ya gaes. Karena, Zakat berfungsi sebagai pembersih harta sehingga apa yang kalian dapatkan merupakan hak yang seharusnya kalian dapatkan. Jangan sampai ada hak orang lain yang kalian ambil ya gaes.

Baca juga : Pengertian, Karakteristik, Contoh, Kekurangan dan Kelebihan Perusahaan Manufaktur

Penutup :

Cara diatas bisa terapkan untuk Private Financial. Tapi, jika kalian tidak mau ribet, tenang. Jasa Pembukuan hadir untuk memberikan jasa konsultasi keuangan terbaik. Anda tidak perlu ribet, hanya dengan memberikan informasi yang kita butuhkan lalu kita akan memberikan hasilnya dan solusi untuk keuangan Anda.

Jadi tunggu apa lagi? Untuk konsultasi GRATIS silahkan cek disini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sales & Support
Kirim